Gubernur Jakarta Jadi Tiket Nyalon Pilpres Bukan Untuk Menyelesaikan Persoalan Masyarakat

| PENAMARA . ID

Kamis, 8 Agustus 2024 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Gambar : www.wartakota.tribunnews.com

Sumber Gambar : www.wartakota.tribunnews.com

PENAMARA.ID | Jakarta – Serentak Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) 2024 dilaksanakan 27 November baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota, dalam tampuk nasional selalu menjadi sorotan adalah Gubernur Jakarta tapi berbeda hari ini (08/08) dari Pilkada DKI Jakarta terakhir tahun 2017.

Para bacalon (bakal calon) yang dikabarkan maju sebagai Gubernur Jakarta tidak menarik perhatian masyarakat, nama-nama tokoh yang diboyong oleh Partai Politik pun bukan tidak terkenal dari Anies Baswedan (eks Gubernur Jakarta 2017 – 2022), Ridwan Kamil (eks Gubernur Jabar 2018 – 2023), bahkan calon independen Dharma Pongrekun (eks Wakil Kepala BSSN 2019 – 2021).

Nama-nama tersebut tidak ada yang mampu mendongkrak harapan masyarakat terhadap pembenahan Jakarta – dari kemacetan, polusi dan banjir rob – seakan masyarakat pasrah saja posisi Jakarta 1 ini sebagai loncatan pamoritas maju sebagai Presiden RI nantinya.

Persoalan kemacetan Jakarta yang pada tahun 2023 masuk ranking 30 dunia dilansir dari Tomtom.com Traffic Index yang membuat kerugian Negara 65 triliun per tahun dengan indikator dari pemborosan BBM, tentunya bukan sepele sampai Ibu Kota mesti digeser ke Kalimantan.

Pergeseran Ibu Kota ke “Pulau Seribu Sungai” ini juga tidak menjadi solusi umum Negara sebab pengundulan hutan secara masal disana hanya memperparah pemanasan global dan memicu peningkatan permukaan air laut. persoalan Jakarta berpotensi besar tergenang di tahun 2030 jika bangunan pengendali banjir rob tidak diperhatikan – ini adalah solusi terdekat untuk masalah-masalah yang dibuat sendiri oleh pemerintah.

Sejak Jokowi yang tidak selesai masa jabatnya menjadi Gubernur DKI Jakarta dan maju sebagai Calon Presiden tahun 2014, menjadi gaya baru politik nasional “habis Gubernur Jakarta jadi Presiden” yang diikuti oleh Anies Baswedan. Tidaklah menutup kemungkinan yang sekarang masih kucing-kucingan oleh para elit nasional yang diisukan sebagai bacalon Gubernur Jakarta melakukan ‘gaya baru’ ini.

Para bakal calon yang dihadirkan ini tidak dengan bekal pembenahan persoalan masyarakat yang dihitung hanyalah tingkat kemenangan, jadi seberapa terkenalnya para konstentan tidak akan menyentuh persoalan masyarakat. Ini juga menjadi kekuatiran dalam demokrasi Indonesia yang walaupun begitu banyak calon yang hadir hasil dan proses pilkada hanya jadi indikator palsu.

Penulis : Devis Mamesah

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Ketika Putusan Pengadilan tak Lagi Berkepastian Hukum; Wujud Diamnya Negara Lewat OJK
GMNI Jakarta Timur Audiensi dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Bahas Dugaan Pengadaan Korupsi Mesin Jahit dan Peran Pemuda dalam Pengawasan Hukum.
FKPPAI Jakarta Timur dan DPP GJPI Resmikan Posko Bantuan Bencana di Hari Pahlawan : Gerakan Nyata Pemuda untuk Kemanusiaan dan Alam.
Forum Komunikasi Pemuda Pecinta Alam Indonesia Resmi Bentuk Pengurus Wilayah Jakarta Timur Masa Bhakti 2025–2028.
Menwa Jayakarta Apresiasi Sikap Positif Gubernur Jakarta dalam Menyikapi Pengurangan DBH dan Isu Mengendapan Dana.
Desak Presiden Cabut IUP Smart Marsindo dan Tangkap Bos HSM; SEMMI Malut Datangi KPK
Efrem Elman Siarif Ndruru dan Noval Fahrizal Gunawan Terpilih Sebagai Ketua Cabang GMNI Jakarta Timur Periode 2025-2027.
Perayaan HUT PERATIN, Herman Febrian Resmi Dilantik dan Dikukuhkan Sebagai Ketua DPC PERATIN Jakarta Pusat.
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Desember 2025 - 00:34 WIB

Ketika Putusan Pengadilan tak Lagi Berkepastian Hukum; Wujud Diamnya Negara Lewat OJK

Sabtu, 29 November 2025 - 16:00 WIB

GMNI Jakarta Timur Audiensi dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Bahas Dugaan Pengadaan Korupsi Mesin Jahit dan Peran Pemuda dalam Pengawasan Hukum.

Jumat, 14 November 2025 - 17:39 WIB

FKPPAI Jakarta Timur dan DPP GJPI Resmikan Posko Bantuan Bencana di Hari Pahlawan : Gerakan Nyata Pemuda untuk Kemanusiaan dan Alam.

Rabu, 29 Oktober 2025 - 16:00 WIB

Forum Komunikasi Pemuda Pecinta Alam Indonesia Resmi Bentuk Pengurus Wilayah Jakarta Timur Masa Bhakti 2025–2028.

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 15:37 WIB

Menwa Jayakarta Apresiasi Sikap Positif Gubernur Jakarta dalam Menyikapi Pengurangan DBH dan Isu Mengendapan Dana.

Berita Terbaru

Siswa penerima MBG di SD MI Raudhatul Jannah, Kelurahan Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten, 30 Mei 2025. Penamara/AgnesMonica

Nasional

Kenaikan Anggaran Program MBG; Urgensi atau Ambisi Belaka?

Jumat, 9 Jan 2026 - 00:04 WIB

Ilustrasi : Banksy, Seniman Jalanan Misterius | take via hot.detik.com

Esai

Terorisme: Kejahatan Luar Biasa Tanpa Yurisdiksi Jelas

Selasa, 6 Jan 2026 - 11:33 WIB