PENAMARA.ID – Akmil Magelang Kabinet Merah Putih ditutup oleh Presiden Prabowo Subianto, Senin 27 Oktober 2024. Jajaran Kabinet Prabowo kembali ke Jakarta setelah mengikuti retreat sejak 24 Oktober lalu.
Menarik perhatian masyarakat, Presiden mengadakan retreat untuk Kabinetnya bagaikan anggota/mahasiswa baru yang perlu gemplengan untuk mematangkan kekompakan antara pemimpin dan anggota. Satu-satunya yang tidak hadir adalah Menlu Sugiono, pasalnya, Sugiono harus menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di Rusia.
Disorot oleh Dokter Tifa, Wakil Presiden Gibran Rakabuming yang meninggalkan lokasi terlebih dahulu. Sebelum bertolak dari Magelang Wapres Gibran Rakabuming menyapa juga menyalami masyarakat sekitar sembari membagikan susu kotak dan alat tulis untuk anak-anak.
Oleh Dokter Tifa tindakan Wapres Gibran tidak etis, apalagi Presiden yang memegang peran lebih penting masih menuntaskan acara sampai selesai. Diketahui, usai kegiatan itu Wapres Gibran blusukan ke Pasar Gotong Royong Magelang, Jawa Tengah. Gibran menjanjikan akan melakukan revitalisasi pasar tradisional supaya masyarakat nyaman berbelanja.
Menurut Dokter Tifa, dengan Wapres Gibran yang pulang duluan dan langsung blusukan sebagai bentuk kampanye terselubung untuk Pemilu 2029 mendatang. “Pulang duluan, padahal bossnya masih ada di acara. Karena mau curi waktu dan pakai fasilitas negara untuk mulai Kampanye 2029,” Kata Dokter Tifa.
“Di berita, masyarakat sekitar pasar sudah menunggu dari jam 06.00, artinya sudah dikondisikan bocah Beler bakal datang. Ckckckck kelakuan. Dasar bocah kampung ngga ada akhlak! Presiden @prabowo mau sampai kapan kelakuan kurang ajar fufufafa ini dibiarkan?” Cuitan X Dokter Tifa melalui akun X nya @DokterTifa.

Nama dr. Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa) menjadi sorotan dari tudingan ijazah palsu Jokowi, Dokter Tifa adalah seorang dokter sekaligus ahli saraf nutrisi. Selain itu, dia merupakan ahli epidemiologi molekuler dan praktisi makanan kesehatan.
Dilansir dari akun LinkedIn miliknya, Dokter Tifa merupakan lulusan kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM), dia juga pernah mendapatkan gelar Ph.D untuk Molecular Epidemiology dari Universitas Indonesia (UI).
Artikel Lain : Sua.ra Logika Kirim Surat Terbuka kepada Presiden Prabowo: Tuntutan Perubahan yang Lebih Baik
Penulis : Devis Mamesah
Editor : Redaktur






