Kirim Pesan Mesum ke Siswi, Guru di Tangerang Jadi Sorotan

| PENAMARA . ID

Selasa, 15 April 2025 - 04:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi | Sumber: Freepik.com

Ilustrasi | Sumber: Freepik.com

Seorang oknum guru di salah satu SMP kawasan Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, diduga mengirim pesan bernada mesum kepada siswinya. Percakapan tak senonoh melalui aplikasi WhatsApp itu menyebar luas dan viral di media sosial pada Kamis, 10 April 2025.

Dalam tangkapan layar yang beredar, oknum guru tersebut tampak merayu sang siswi dengan kata-kata yang tidak pantas dan bersifat cabul. Berikut salah satu isi pesan yang menjadi sorotan:

“Gemes banget dech, serasa mo gigit bibir kamu, kok ga jawab lagi neng,” tulisnya.

“Hey, permata cantik, inget, inget kamu gak boleh nelfon saya kalau saya gak nelfon kamu ya,” lanjutnya dalam pesan lain.

Upaya konfirmasi langsung kepada pihak sekolah pun dilakukan. Namun, saat ditemui di lokasi, seorang petugas keamanan bernama Nurjen Zaelani mengatakan bahwa kepala sekolah sedang tidak berada di tempat.

“Kepala sekolah lagi keluar, sedang takziah rombongan. Sekolahan juga sedang sepi. Mohon maaf, saya tidak bisa menyambungkan,” ujarnya kepada wartawan.

Sementara itu, seorang siswa berinisial M membenarkan adanya dugaan pengiriman pesan mesum tersebut. Menurutnya, peristiwa serupa pernah terjadi sebelumnya dan berujung pada pemecatan salah satu tenaga pengajar.

“Iya, guru itu guru agama di sini, inisialnya D. Dia memang sudah dikenal suka begitu. Kalau ditegur, biasanya mengancam balik dan bilang bisa jadi ‘macan’,” ungkap M.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Kota Tangerang terkait kasus tersebut. Masyarakat dan warganet pun terus mendesak agar oknum guru yang bersangkutan segera ditindak secara tegas demi menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan pendidikan.


Artikel Lain : Tak Terima Diputuskan, Pria di Tangerang Bacok Mantan dan Pacar Barunya

Berita Terkait

Lima Warga Terjangkit DBD, Peran RT-RW di Batusari Dipertanyakan
Nada, Doa, dan Donasi: Lintas Komunitas Tangerang Bergerak untuk Korban Bencana Sumatera
Gen-Z Culture Fest 2025 Digelar di Global Institut
Terancam Gagal Raih Adipura, KLH Cap ‘Tangerang Raya’ Masih Masuk Kategori Kota Kotor
Arah Politik Lima Tahun Kedepan PDI Perjuangan Kota Tangerang Telah Ditentukan
Arief Wibowo Dorong Penguatan Kapasitas Guru Ngaji: Investasi SDM Kota Tangerang
GMNI Tangerang Selatan Kecam Status Hukum dan Klaim Kepemilikan Lahan Situ Rompong Oleh Swasta
Fraksi PDIP Kota Tangerang Apresiasi APBD 2026: Insentif Pengurus Rumah Ibadah Diperluas untuk Semua Agama
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 22:47 WIB

Lima Warga Terjangkit DBD, Peran RT-RW di Batusari Dipertanyakan

Minggu, 28 Desember 2025 - 20:26 WIB

Nada, Doa, dan Donasi: Lintas Komunitas Tangerang Bergerak untuk Korban Bencana Sumatera

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:57 WIB

Gen-Z Culture Fest 2025 Digelar di Global Institut

Selasa, 23 Desember 2025 - 14:51 WIB

Terancam Gagal Raih Adipura, KLH Cap ‘Tangerang Raya’ Masih Masuk Kategori Kota Kotor

Senin, 15 Desember 2025 - 07:54 WIB

Arah Politik Lima Tahun Kedepan PDI Perjuangan Kota Tangerang Telah Ditentukan

Berita Terbaru

Balai Buku Progresif

Opini

Emansipasi yang Tak Pernah Sampai ke Dapur dan Pabrik

Rabu, 14 Jan 2026 - 02:34 WIB

Siswa penerima MBG di SD MI Raudhatul Jannah, Kelurahan Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten, 30 Mei 2025. Penamara/AgnesMonica

Nasional

Kenaikan Anggaran Program MBG; Urgensi atau Ambisi Belaka?

Jumat, 9 Jan 2026 - 00:04 WIB