PENAMARA.ID – Capres dari Partai Republik, Donald Trump, mengalami insiden penembakan saat kampanye di Pennsylvania pada Sabtu (13/7). Meskipun Trump, yang merupakan Presiden ke-45 AS, selamat, ia menderita luka ringan di bagian telinga dan pipi. Identitas pelaku penembakan belum diketahui, namun Secret Service telah menembak mati pelaku tersebut.

Sejarah mencatat beberapa presiden AS yang tewas akibat penembakan saat menjalankan tugas mereka. Berikut adalah daftar presiden yang mengalami nasib tragis tersebut:

Abraham Lincoln
Lincoln adalah presiden pertama yang meninggal akibat pembunuhan. Pada tahun 1865, ia ditembak di bagian belakang kepala saat menghadiri pertunjukan di Teater Ford, Washington, DC. Penembakan ini dilakukan oleh John Wilkes Booth, yang kemudian melarikan diri dan akhirnya ditangkap beberapa minggu kemudian di Virginia.

James Garfield
Garfield, Presiden ke-20 AS, ditembak di stasiun kereta api Washington, DC, pada Juli 1881. Ia meninggal akibat luka-luka parah pada September 1881 di New Jersey. Penembak, Charles Guiteau, adalah seorang aktivis dengan gangguan mental yang marah karena tidak mendapatkan pekerjaan di pemerintahan Garfield. Guiteau akhirnya dihukum gantung pada tahun yang sama.
William McKinley
McKinley, Presiden ke-25 AS, dibunuh pada September 1901 di Buffalo, New York, oleh seorang anarkis bernama Leon Czolgosz. McKinley ditembak saat menghadiri Pan-American Exposition dan meninggal beberapa hari kemudian akibat luka-luka fatal. Czolgosz, yang memiliki masalah kejiwaan, ditangkap dan dihukum mati dengan kursi listrik.

John F. Kennedy
Pada November 1963, Presiden John F. Kennedy ditembak oleh Lee Harvey Oswald di Dallas. Kennedy, yang sedang berada dalam limusin terbuka selama parade, tewas akibat penembakan tersebut. Oswald, seorang simpatisan Soviet, ditangkap beberapa hari setelah kejadian.

Robert F. Kennedy
Robert F. Kennedy, saudara laki-laki JFK dan calon presiden AS pada 1968, ditembak di Hotel Ambassador, Los Angeles, setelah memenangkan pemilihan pendahuluan Partai Demokrat California. Pelaku, Sirhan Sirhan, langsung ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara. Sirhan masih dipenjara di California dan upayanya untuk mendapatkan pembebasan bersyarat ditolak
Artikel Lain : Penembakan Terjadi Saat Kampanye Calon Presiden AS Donald Trump di Pennsylvania
Penulis : Ari Sujatmiko
Editor : Redaktur






