Anak SD Tertabrak di Kabupaten Tangerang, Warga Blokir dan Rusak Truk Tanah

| PENAMARA . ID

Kamis, 7 November 2024 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayah Bersama Korban

Ayah Bersama Korban

PENAMARA.ID | Kabupaten Tangerang – Siang tadi sekitar pukul 12.00 (07/11), terjadi lagi kecelakaan  yang menimpah seorang anak SD Salembaran II, Alika (9). Kejadian ini memicu reaksi keras dari warga sekitar dan teman-teman korban.

Truk tanah milik PT Duta dengan nomor polisi B 9304 DWA yang menabrak Alika dibakar warga sebagai bentuk kemarahan atas pelanggaran aturan operasional truk tanah yang terus berulang.

Murid SDN Salembaran II bersama Guru Gelar Aksi Protes

Anak SD Tertabrak Truk
Aksi Protes Murid dan Guru SDN Salembaran II bersama Warga Kosambi (7/11).

Setelah insiden ini, puluhan murid SDN Salembaran II teman-teman korban bersama guru, dan warga sekitar menggelar aksi. Guru SDN Salembaran 2, Fajar mengatakan, aksi digelar sebagai bentuk solidaritas sekaligus bentuk keresahan lalu-lalang truk tanah yang beroperasi di jam-jam masuk sekolah.

“Kebetulan siswa saya masuk sekolah siang, dan terjadi kecelakaan di sini, dibawa ke rumah sakit umum, dan kakinya saya tidak bisa menggambarkan, mungkin bisa lihat saja nanti kesana,” kata Fajar (07/11).

Fajar juga menjelaskan, selama ini para siswa merasa tidak nyaman dan tidak aman dengan melintasnya armada truk pengangkut tanah yang melintas mengabaikan aturan dalam Peraturan Bupati (Perbup) Tangerang Nomor 46 Tahun 2018 yang diubah dengan Perbup Nomor 12 Tahun 2022.

“Kami ingin para pelajar bisa berangkat sekolah dengan rasa aman, sehingga kegiatan belajar mereka tidak terganggu dengan adanya armada truk pengangkut tanah yang hilir mudir di depan sekolah,” ungkap Fajar.

Jalan Raya Kosambi – Teluknaga Diblokir Warga

Anak SD Tertabrak Truk

Anak SD Tertabrak Truk
Jalan Raya Selmbaran-Teluknaga diblokir warga, belasan truk tanah dirusak.

Warga Kecamatan Teluknaga yang geram merusak belasan truk tanah yang masih lewat melanggar Pergub Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Jam Operasional Muatan Tanah.

Dalam vidio amatir yang beredar belasan truk tanah sepanjang Jalan Raya Kosambi – Teluknaga dihancurkan warga, jalanan ini pun diblor — tak ada truk tanah yang diizinkan lewat.

M. Indra Tan, Warga sekitar menyampaikan bahwa Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik dan Pj. Bupati, Andi Ony seolah mengabaikan truk tanah yang beroperasi diluar jam operasional ini.

“Mobil-mobil tersebut semestinya mengikuti aturan Perbup Nomor 12 Tahun 2022 tetapi hal tersebut tidak dilakukan oleh Kadishub Kabupaten Tangerang, seolah tutup mata. Pj Bupati tutup mata,” ungkap Indra.

Tanggapan Aktivis Mahasiswa Untuk Insiden ini.

Menanggapi insiden ini Sekretaris Jendral Forum Aksi Mahasiswa (FAM), Shandi Martha Praja memprotes keras jika Perbup Nomor 12 Tahun 2022 tidak dilaksanakan sebagaimana diatur bahwa jam operasionalnya dimulai dari pukul 22.00-05.00.

“Tidak hanya menyayangkan, tapi sangat marah atas insiden yang terus berulang ini. Jika Perbup Nomor 12 Tahun 2022 tidak ditegakkan maka besok orang-orang yang kita sayang akan menjadi korban, rasa khawatir atau kehilangan orang yang kita sayang seperti ayah dari Alika korban siang tadi,” ungkap Sandhi (07/11).

Sandhi juga menambahkan insiden ini merupakan kelalaian dari Pemda yang tidak bisa menegakan jam operasional yang sudah jelas pada pasal 3 ayat 1 Perbup Nomor 12 Tahun 2022.

“Dari korban yang terus berjatuhan ini artinya Kadishub dan Pj. Bupati Kabupaten Tangerang tidak sanggup menegakkan Perbup Nomor 12 ini, DPRD Kabupaten Tangerang pun harus mempertanyakan kinerja penegakan aturan ini kepada pemerintah dan dinas perhubungan.” Tegas Sandhi.

FAM Tangerang pun akan menggelar aksi sebagai bentuk solidaritas kepada para korban dan protes untuk pemerintah, baik Dinas Perhubungan dan Kepolisian.

Artikel Lain :

Dua Kecelakaan Tragis: Puluhan Korban Tertabrak Truk Trailer di Cipondoh dan Putus Kaki Seorang Pemotor oleh Truk Tanah di Kosambi

Penulis : Devis Mamesah

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Lima Warga Terjangkit DBD, Peran RT-RW di Batusari Dipertanyakan
Nada, Doa, dan Donasi: Lintas Komunitas Tangerang Bergerak untuk Korban Bencana Sumatera
Gen-Z Culture Fest 2025 Digelar di Global Institut
Terancam Gagal Raih Adipura, KLH Cap ‘Tangerang Raya’ Masih Masuk Kategori Kota Kotor
Arah Politik Lima Tahun Kedepan PDI Perjuangan Kota Tangerang Telah Ditentukan
Arief Wibowo Dorong Penguatan Kapasitas Guru Ngaji: Investasi SDM Kota Tangerang
GMNI Tangerang Selatan Kecam Status Hukum dan Klaim Kepemilikan Lahan Situ Rompong Oleh Swasta
Fraksi PDIP Kota Tangerang Apresiasi APBD 2026: Insentif Pengurus Rumah Ibadah Diperluas untuk Semua Agama
Berita ini 346 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 22:47 WIB

Lima Warga Terjangkit DBD, Peran RT-RW di Batusari Dipertanyakan

Minggu, 28 Desember 2025 - 20:26 WIB

Nada, Doa, dan Donasi: Lintas Komunitas Tangerang Bergerak untuk Korban Bencana Sumatera

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:57 WIB

Gen-Z Culture Fest 2025 Digelar di Global Institut

Selasa, 23 Desember 2025 - 14:51 WIB

Terancam Gagal Raih Adipura, KLH Cap ‘Tangerang Raya’ Masih Masuk Kategori Kota Kotor

Senin, 15 Desember 2025 - 07:54 WIB

Arah Politik Lima Tahun Kedepan PDI Perjuangan Kota Tangerang Telah Ditentukan

Berita Terbaru

Siswa penerima MBG di SD MI Raudhatul Jannah, Kelurahan Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten, 30 Mei 2025. Penamara/AgnesMonica

Nasional

Kenaikan Anggaran Program MBG; Urgensi atau Ambisi Belaka?

Jumat, 9 Jan 2026 - 00:04 WIB

Ilustrasi : Banksy, Seniman Jalanan Misterius | take via hot.detik.com

Esai

Terorisme: Kejahatan Luar Biasa Tanpa Yurisdiksi Jelas

Selasa, 6 Jan 2026 - 11:33 WIB